Sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan layanan terapi bagi anak-anak berkebutuhan khusus, guru dan terapis dari SLBS Mitra Ananda yang terdiri dari 30 peserta, mulai dari guru, terapis, kepala BPD, hingga tenaga kependidikan (tendik) melaksanakan kegiatan kunjungan kerja dan studi banding ke kantor pusat YPAC Nasional serta YPAC Jakarta. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan ini dilaksanakan pada pertengahan September 2026.

  • Guru dan Terapis SLB Mitra Ananda di YPAC Nasional
    Guru dan Terapis SLB Mitra Ananda di YPAC Nasional
  • Ruang Rapat
    Ruang Rapat
    Mendapat arahan dari ibu Pembina dan Pengurus YPAC Nasional
  • Ruang Rapat
    Ruang Rapat
    Guru dan Terapis mendengarkan arahan
  • Bapak Agus
    Bapak Agus
    Sambutan Direktur YPAC Jakarta
  • Ibu Ratna
    Ibu Ratna
    Sambutan Ketua Pengurus YPAC Nasional
  • Bapak Pardiyo
    Bapak Pardiyo
    Sambutan kepala BPD

Rangkaian kegiatan diawali pada 18 September 2026, di mana para peserta tiba dan berkumpul di Rumah Kreatif YPAC Nasional untuk melangsungkan sarapan bersama. Setelah itu, rombongan menuju kantor pusat YPAC Nasional untuk menerima arahan, pembekalan formal, dan sambutan hangat dari Pengurus YPAC Nasional sebelum memulai program studi banding di YPAC Jakarta.

Memasuki sesi utama di YPAC Jakarta, acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari oleh Bapak Agus selaku Direktur Pelaksana YPAC Jakarta, Ibu Ratna – Ketua pengurus YPAC Nasional, serta Bapak Pardiyo – Kepala BPD, dilanjutkan dengan pemaparan profil dan operasional YPAC Jakarta.

Lihat di Tiktok SLB Mitra Ananda

Untuk memperkuat pemahaman teknis dan operasional yang efektif, kegiatan dilanjutkan dengan room tour yang dibagi ke dalam tiga kelompok terfokus:

  • Kelompok Klinik (Terapis): Mempelajari standar operasional prosedur (SOP) penanganan pasien, terapi okupasi, terapi wicara, fisioterapi, serta eksplorasi inovasi layanan dan pemanfaatan alat terapi modern.
  • Kelompok Sekolah dan Daycare (Guru): Mengamati tata kelola kelas, metode pembelajaran inklusif, serta manajemen harian bagi peserta didik.
  • Kelompok Tata Kelola Sekolah (Kepala BPD, Kepala SLBS Mitra Ananda, & Tendik): Mengkaji sistem administrasi, efisiensi manajemen SDM, dan alur pendaftaran yang efektif.

Kegiatan studi banding ini menjadi hal berharga untuk belajar, berbagi pengalaman, dan mengadopsi best practices demi menghadirkan inovasi serta standar pelayanan yang semakin baik bagi anak-anak berkebutuhan khusus di lingkungan SLB Mitra Ananda.

Bagikan informasi ini

Comments

comments

Author: Digiroom

Editor dari Divisi Data dan Teknologi Informasi.

View all posts by Digiroom >